Pada pertandingan final di gedung pusat Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kemarin, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UPGRIS itu mengalahkan Noni (Unnes) dengan skor 3-1 (11-4, 8-11, 11-6, 11-6). Annisa, bersama Noni sebagai runner-up, berhak tampil pada seleksi tingkat provinsi, Pompov, Juni mendatang.
‘’Target saya lolos dari seleksi tingkat provinsi nanti dan masuk tim Pomnas. Karena itu saya akan berlatih sendiri dengan baik,’’ kata Annisa usai pertandingan. Selain dari nomor tunggal putri, Annisa, yang pernah menghuni Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) tenis meja, bersama Dea meraih peringkat ketiga di nomor ganda putri.
Sementara itu, di nomor tunggal putra, juara diraih Noviyanto dari STIE Total Win. Juara lainnya adalah Nurul/Yasid dari USM untuk nomor ganda putra, Noni/Asri (Unnes, ganda putri), dan Meta/Puguh (Undip, ganda campuran).
Kegiatan Penting
Rektor UPGRIS, Muhdi, menuturkan pihaknya mendorong mahasiwa yang memiliki bakat dalam bidang olahraga untuk terus berprestasi. Ia juga berharap, Annisa mampu mengeluarkan penampilan terbaik pada seleksi tingkat provinsi nanti.
‘’Dengan hasil ini kami telah mengoleksi dua medali emas, yakni satu dari tenis meja ini, satu lagi dari cabang catur. Kami juga sebelumnya telah meraih tiga perak dan satu perunggu dari cabang karate,’’ kata Muhdi.
Menurut dia, POM adalah kegiatan yang sangat penting. Kegiatan ini
bisa memotivasi unit kegiatan mahasiswa untuk berkembang dan
berprestasi. ‘’Kami motivasi betul para mahasiswa. Di sepak bola kami
juga punya klub Persepu UPGRIS yang siap tampil di Divisi I,’’ tandas
Muhdi. (H85,K18-94)


